Pada 11 September 2025/ 18 Rabiul Awal 1447 H, Dalam Rangka Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M dilaksanakannya Pawai Sarembang Munit Adat, dimana Rombongan pawai dilepas secara resmi oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori dari Lapangan Pahlawan menuju Masjid Agung Nurul Huda Sumbawa Besar.
Kemeriahan Pawai yang diikuti oleh ASN dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan se-Kabupaten Sumbawa, serta berbagai organisasi masyarakat. Dalam setiap barisan membawa male’, sandra’, dan baku, yang merupakan tradisi khas masyarakat Sumbawa dalam memperingati Maulid Nabi.
Acara Maulid dilanjutkan dengan pembacaan shalawat, tausiyah, serta do'a bersama di Masjid Agung Nurul Huda Sumbawa. Hadir dalam kesempatan ini Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, Anggota Forkopimda, Kepala OPD, Camat, Kepala Desa, Lurah, instansi vertikal, BUMN/BUMD, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
Da’i yang menyampaikan tausiyah adalah Dea Guru Syukri Rahmat, S.Ag.,M.M.Inov, beliau menegaskan bahwa Maulid bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan ekspresi cinta umat kepada Rasulullah SAW. Menurutnya, tradisi Maulid tidak bertentangan dengan syariat Islam, selama tidak bercampur dengan hal-hal yang mudharat. “Falsafah Tau Samawa adat barenti ko syara’, syara’ barenti ko Kitabullah terwujud dalam peringatan Maulid ini,” ungkapnya.
Dalam sambutan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, beliau menyampaikan terima kasih atas partisipasi masyarakat yang telah menjaga dan melestarikan tradisi Maulid. Menurutnya, pawai adat dengan membawa male’ dan sandra’ adalah warisan leluhur yang sarat makna syukur dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW.
Ketua Pajatu Adat LATS Menghadiri FGD Motif dan Corak Kre Alang Dukung Pendaftaran KIK di Sumbawa
LATS Mengadakan Lokakarya Penerapan Nilai-Nilai Adat bagi Masyarakat Tana Samawa
LATS Gelar Sosialisasi Tata Cara Berbusana Adat Sumbawa dan Dialog Antar Etnis