Sumbawa, NTB - Persiapan Pengangkatan Datu Rajamuda Kesultanan Sumbawa semakin matang. Pada hari Rabu (15/05/2024), dilakukan peninjauan lokasi Ete Ai' Kadewa oleh tim Lembaga Adat Tana Samawa (LATS), yaitu Bapak H Hasanuddin, S.Pd., Bapak Syukri Rahmat, S.Ag.,M.M.Inov., Bapak Aminuddin, MT dan tim LATS lainnya, serta pemerintah setempat di Desa Labuhan Kabupaten Sumbawa.
Ete Ai' Kadewa merupakan tradisi turun-temurun yang dilakukan tokoh adat masyarakat Sumbawa untuk menandai penandaan pengangkatan Datu Rajamuda Kesultanan Sumbawa. Tradisi ini sarat makna dan mengandung nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh para leluhur. Salah satu bagian penting dalam Ete Ai' Kadewa adalah proses pengambilan air di empat sumur mata air sakral bagi keturunan Sultan Sumbawa, yaitu Ai' Awak, Ai' Sumer Bater, Ai' Tungkup, dan Ai' Panemung. Masing-masing mata air memiliki makna simbolik yang mendalam. Proses Ete Ai’ Kadewa merupakan salah satu rangkaian dari prosesi Pengangkatan Datu Rajamuda Kesultanan Sumbawa.
Ete Ai' Kadewa bukan hanya sebuah tradisi, namun juga merupakan cerminan dari nilai-nilai luhur kepemimpinan yang dipegang teguh oleh masyarakat Sumbawa.Tradisi ini menjadi pengingat bagi Datu Rajamuda untuk selalu menjalankannya dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan rasa hormat kepada rakyatnya.
Peninjauan lokasi ini merupakan langkah penting untuk memastikan bahwa prosesi Ete Ai' Kadewa akan dapat berjalan dengan lancar dan khidmat. Tradisi ini merupakan momen sakral yang menandai kelestarian budaya dan adat istiadat Kesultanan Sumbawa.
Ketua Pajatu Adat LATS Menghadiri FGD Motif dan Corak Kre Alang Dukung Pendaftaran KIK di Sumbawa
LATS Mengadakan Lokakarya Penerapan Nilai-Nilai Adat bagi Masyarakat Tana Samawa
LATS Gelar Sosialisasi Tata Cara Berbusana Adat Sumbawa dan Dialog Antar Etnis