BERITA

Pajatu Adat Lestarikan Sadeka Ponan 2023 Sebagai Tradisi Tahunan Tau Samawa

Kamis, 16 Februari 2023   Admin   1417  

Sadeka Ponan merupakan tradisi tahunan yang diangkat oleh tau Samawa khususnya di tiga desa pada Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa. Kamis (16/02/2023), merupakan hari dilangsungkannya Sadeka Ponan oleh desa Malili, desa Bekat, dan Desa Poto.

Boat Sadeka Ponan yang bertepatan dengan tanggal 25 Rajab 1444 H diikuti secara meriah oleh masyarakat tana Samawa. 

Tujuh rangkain acara yang menjadi proses dari Boat Sadekat ponan dilangsungkan secara khidmat sebagai wujud rasa syukur masyarakat, yakni:

  1. Barengo sebagai tahap pertama yang dilakukan, yaitu dengan menyampaikan pengumuman penyelenggaraan sedeka ponan yang dilakukan oleh Juru Ara (petugas khusus) di masing-masing dusun (Malili, Bekat, Poto).
  2. Tama Pasaji Ponan tahap selanjutnya yang dilakukan dengan membawa aneka sajian (dulang saji) masuk secara bersamaan dari dua arah.
  3. Padamada merupakan tahap ketiga dengan memberitahukan kepada Pajatu Adat Ponan bahwa acara akan segera dimulai.
  4. Tama Lawang Ponan, para pemuka adat secara bersamaan memasuki gerbang tempat acara berlangsung. Prosesi selanjutnya,
  5. Badoa Ke Bolang Kemang Pang Kuber DG. H. Batu, prosesi yang dilakukan untuk memberikan penghormatan dan do’a kepada seorang tokoh yang menginspirasi adanya penyatuan tiga dusun (Poto, Bekat, Malili). Prosesi keenam,
  6. Badoa Kerik Selamat, yang dilakuakn oleh para tamu undangan dan pengunjung agar senantiasa dalam lindungan Allah SWT dan mendapatkan hasil pertanian berkah dan melimpah.
  7. Beang Medo Bura Pade sebagai prosesi terakhir yang dilakukan, yaitu sisa bungkusan panganan (buras, patikal) dilepas pada tanaman padi agar menjadi pupuk yang menyuburkan tanaman padi.

Rangkaian acara dari Boat Sadeka Ponan yang diikuti oleh Bupati Sumbawa, Ketua DPRD Sumbawa, tokoh agama tokoh masyarakat, tokoh adat dan masyarakat tau Samawa berlangsung dengan lancar dan khidmat.

Dengan dilaksanakannya Boat Sadeka Ponan menjadi salah wadah dalam menjaga silaturrahim antar masyarakat dan merawat agenda tahunan sebagai bentuk syukur yang sudah turun temurun dalam melestarikan tradisi masyarakat desa Malili, desa Bekat dan desa Poto (NDS).

 

  • Share on :

  • Berita Lainnya
  • Ketua Pajatu Adat LATS Menghadiri FGD Motif dan Corak Kre Alang Dukung Pendaftaran KIK di Sumbawa

    Ketua Pajatu Adat LATS Menghadiri FGD Motif dan Corak Kre Alang Dukung Pendaftaran KIK di Sumbawa

    LATS Mengadakan Lokakarya Penerapan Nilai-Nilai Adat bagi Masyarakat Tana Samawa

    LATS Mengadakan Lokakarya Penerapan Nilai-Nilai Adat bagi Masyarakat Tana Samawa

    LATS Gelar Sosialisasi Tata Cara Berbusana Adat Sumbawa dan Dialog Antar Etnis

    LATS Gelar Sosialisasi Tata Cara Berbusana Adat Sumbawa dan Dialog Antar Etnis